DLH Kota Bima Intensifkan Pembersihan Kota, Imbau Warga Stop Buang Sampah ke Sungai
Cari Berita

DLH Kota Bima Intensifkan Pembersihan Kota, Imbau Warga Stop Buang Sampah ke Sungai

Redaksi Bongkar

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima saat melakukan pembersihan.


Kota Bima, BONGKAR,- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima terus mengintensifkan upaya menjaga kebersihan dan keindahan kota. Serangkaian kegiatan pembersihan masif kini terus dilakukan menyasar ruas jalan, kawasan sungai, hingga taman-taman kota. 

Berdasarkan catatan DLH, kegiatan pembersihan difokuskan pada sejumlah titik vital, meliputi kawasan Danatraha, tanjakan Soncotengge, jalur Amahami–Padolo, serta Sungai Rabadompu yang terletak di belakang Kantor DLH Kota Bima. Selain itu, pembersihan juga menyasar area taman kota guna menjaga kenyamanan dan estetika ruang terbuka publik.

Pihak DLH Kota Bima menegaskan bahwa pembersihan kawasan sungai menjadi prioritas utama. Hal ini dikarenakan sungai memiliki fungsi ekologis yang vital bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat. 

"Sungai bukan tempat sampah. Penumpukan sampah di sungai dapat menghambat aliran air, mencemari lingkungan, serta meningkatkan risiko banjir ketika terjadi hujan deras," ujar pihak DLH dalam keterangannya, Rabu (21/10).

Oleh karena itu, DLH Kota Bima mengeluarkan imbauan keras agar seluruh masyarakat lebih peduli dan berhenti menjadikan sungai, saluran air, maupun bantaran sungai sebagai tempat pembuangan sampah akhir. Masyarakat diharapkan untuk disiplin membuang sampah pada tempatnya dan memastikan sampah rumah tangga tidak terbawa ke saluran air yang bermuara ke sungai.

DLH juga menyayangkan jika area yang telah dibersihkan oleh petugas kembali kotor dalam waktu singkat. Masyarakat diimbau untuk tidak membuang sampah di sepanjang jalur Danatraha, tanjakan Soncotengge, dan jalur Amahami–Padolo. 

"Jangan sampai lokasi yang telah dibersihkan oleh petugas kembali dipenuhi sampah akibat perilaku yang tidak bertanggung jawab. Mari kita hargai kerja keras petugas dengan menjaga kebersihan," imbuhnya.

Lebih lanjut, DLH menekankan bahwa menjaga kebersihan sungai dan lingkungan kota bukanlah semata-mata tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif. Kepedulian sederhana dari masing-masing individu diyakini dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

"Sungai bersih, lingkungan sehat, Kota Bima nyaman. Mari jaga sungai kita, mulai dari diri sendiri dan mulai hari ini. Jangan tunggu sungai tercemar atau banjir terjadi baru kita menyadari pentingnya kebersihan," pungkas DLH Kota Bima. (RED)